Minggu, 11 November 2012

ARAB SAUDI


PETA NEGARA ARAB SAUDI










Negara                         : Arab Saudi
Ibu kota                       : Riyadh
Luas wilayah               : 2.240.000 km2
Bentuk pemerintahan  : Kerajaan
Jumlah penduduk        : 25.100.430 jiwa
Lagu kebangsaan        : "As-Salam, Al-Malaky, As-Saudi"
Bahasa                         : Arab
Agama                         : Islam
Mata uang                   : Real 
PROFIL NEGARA ARAB SAUDI

A. BENTUK PEMERINTAHAN NEGARA ARAB SAUDI
            Bentuk pemerintahan Negara Arab yaitu kerajaan berkostitusi dengan kepala Negara raja dan kepalal pemerintahan perdana menteri. Negara Arab Saudi beribu kota Riyadh. Raja memegang fungsi legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Raja juga mempunyai hak istimewa untuk membentuk dan membubarkan dewan menteri. Calon anggota dewan menteri harus bersumpah setia kepada raja sebelum diangkat. Kendati dewan menteri sebenarnya bertanggung jawab atas masalah pemerintahan, Badan ini juga menjadi badan legislatif.

B. LETAK, BATAS, DAN LUAS ARAB SAUDI

Letak Astronomis  
Secara astronomis Negara Arab Saudi Terletak diantar 15o LU – 32o LU dan antara 34o BT – 57o BT
Letak Geografis
Negara Arab Saudi berada di kawasan Asia Barat, tepatnya di Semenanjung Arab.
Batas-batas Negara                      
a. Sebelah timur           : berbatasan dengan Teluk Persia dan Uni Emirat Arab.
b. Sebelah Barat          : berbatasan dengan Laut Merahdan Teluk Aqaba.
c.Sebelah utara            : berbatasan dengan Yordania,Irak, dan Kuwait.
d. Sebelah selatan       : berbatasan dengan Oman dan Yaman.
Luas                               : Luas negara Kenya adalah 2.240.000 km2.
Dibandingkan dengan luas negara Indonesia yang luasnya 1.906.240 km2. Berarti luas negara Arab lebih luas dibandingkan dengan luas negara Indonesia.
C. BENTANG ALAM NEGARA ARAB SAUDI
            a. Dataran Rendah
            Bagian barat dalam wilayah Negara Arab merupakan dataran rendah yang disebut Tihama. Dibagian timur  antara Kuwait dan Qatar  banyak terdapat sumber air yang disebut Oase/Oasis. Sebagian daerah pantai tertutup oleh Sabhka (dataran garam). Pada tempat-tempat tertentu, di daerah ini dijumpai adanya wadi.

Wadi adalah ledokan tanah memanjang seperti sungai kering. Misalnya Wadi Er Rumana dan Wadi Sabhka.
            b. Gurun
            Di bagian utara terdapat gurun An-nafud yang luasnya mencapai 68.035 km2.Di sebelah selatannya terdapat gurun Rub Al Khali yang luasnya 593.110 km2. Diperkirakan sekitar 841.750 km2 wilayah Arab Saudi tertutup oleh bukit-bukit pasir aktif yang dapat berpindah sesuai tiupan angin.
D. IKLIM NEGARA ARAB SAUDI
            Berdasarkan letak lintangnya, Arab Saudi mengalami dua macam iklim, yaitu iklim tropis (dialami di daerah bagian selatan) dan iklim subtropis (dialami daerah bagian utara). Perbedaan suhu harian pada waktu siang dan malam hari sangat besar. Suhu pada siang hari sangat panas diaman bisa mencapai 49oc, sedangkan suhu pada malam hari sangat dingin dimana bisa mencapai 2oc.
            Curah hujan di Arab Saudi cukup rendah dan bervariasi. Sekitar 90% wialyah Arab Saudi mendapat hujan rata-rata hanya 100 mm setahun. Bahkan, beberapa bagian di gurun Rub Al-Khali tidak pernah terjadi hujan. Angin yang bertiup tidak merata. Di bagian timur berembus angin Shamal yang bertiup dari timur laut. Angin ini terkenal karena menimbulakan topan pasir.
E. PENDUDUK NEGARA ARAB SAUDI
            Penduduk Negara Arab Saudi berjumlah 25.100.430 jiwa, pertumbuhan penduduknya 3% setiap tahun, dan kepadatan penduduknya 12 jiwa/km2. Penduduknya terdiri dari bangsa Smith, Hasbsyi, dan Badui. Pencampuran antara bangsa Smith dan Hasbsyi menyebabkan mayoritas penduduk Arab Saudi berkulit kemerah-merahan.
            Bangsa Badui murni umumnya menggembalakan unta. Suku Badui semi nomad umumnya memelihara biri-biri dan kambing. Hewan lain yang dipelihara adalah keledai dan kuda.
            Sebagian besar penduduk Arab Saudi bertempat tinggal di sepanjang pantai laut merah. Bahasa nasional yang digunakan adalah bahasa arab dan mayoritas penduduknya menganut agama islam.
F. KEGIATAN EKONOMI
            Pendapatan per kapita rata-rata penduduk Negara Arab Saudi sebesar US$ 8.610. Pendapatan ini disamping berasal dari penyelenggaraan haji dan umroh, juga didukung oleh sektor-sektor sebagai berikut.
            1) Pertambangan
            Hasil utama pertambangan minyak bumi dan gas alam. Negara Arab Saudi merupakan negara terbesar pengekspor minyak bumi di dunia.


Negara ini terkenal dengan negara "Petro Dolar" karena hampir sebagian besar sumber devisa negaranya berasal dari penjualan minyak. Ladang-ladang minyak utamanya terdapat di daerah Dammam, Dahran, Ghawar, Abqaq, Hassa, dan Riyadh. Pelabuhan minyak utamanya terdapat di kota Restanura tepatnya di Teluk Persia. Pelabuhan lainnya terdapat di Ad Damman dan Jeddah.
            2) Pertanian
            Daerah pertanian terdapat di asir, yaitu daerah pegunungan di selatan yang menhadap ke laut merah. Hasil utamanya adalah kurma dan hasil lainnya gandum, padi, jagung, kopi, dan sayur. Semua hasil pertaniannya belum mencukupi kebutuhan dalam negeri, sehingga harus mengimpor dari negara lainnya.
            3) Peternakan
            Kegiatan Peternakan di Arab Saudi banyak dilakukan oleh suku Badui di daerah Stepa. Hewan yang dipelihara meliputi Unta, kambing, biri-biri, keledai, kuda, dan sebagian kecil ayam.
            4) Perindustrian
            Jenis penindustrian utamanyayaitu industri minyak, industri desalinasi (pengolahan air laut menjadi air tawar), industri petro kimia, peleburan alumunium, semen metanol, pupuk, baja, LNG dan pengolahan biji besi. Pusat perindustriannya di kota yanbo (tepi laut) dan kota jubail (di daerah pantai timur).
            5) Perdagangan
            Ekspor utamanya adalah minyak bumi, dan gas alam. Sedangkan barang impornya berupa buah-buahan, bahan pangan, bahan bangunan, persenjataan, tekstil, mobil, dan kayu lapis.
G. KEBUDAYAAN
            Agama Islam sangat besar pengaruhnya dalam kehidupan, peradaban, kebudayaan, dan pemerintahan. Negara Arab Saudi mempunyai banyak peninggalan berupa bangunan bersejarah yang dikenal hampir semua penduduk dunia, khususnya umat beragam islam. Bangunan-bangunan bersejarah tersebut antara lain Masjidil Haram dengan Ka'bah, dan Masjid Nabawi di Madinah.
H. KOTA-KOTA PENTING DI NEGARA ARAB SAUDI
Riyadh                                     : Kota terbesar di Negara Arab Saudi. Di kota ini terdapat istana   raja dan  pelabuhaninternasional.             
Mekah                                      : Kota paling penting bagi seluruh umat islam di dunia. Disamping sebagai kota kelahiran Nabi Muhammad Saw. Kota  ini juga dikenal sebagai pusat agama islam dan pusat kegiatan para jemaah haji dalam  menunaikan ibadahnya.
Madinah                                  : Kota suci kedua setelah Mekah. Di samping terkenal karena merupakan tempat makam Nabi Muhammad SAW,  juga di  kenal sebagai tempat berdirinya masjid pertama di dunia.
Jedah                                       : Kota metropolitan dan pelabuhan utama Negara Arab Saudi.
Rastanura                                : Pelabuhan minyak utama Di negara Arab Saudi.
Yanbo dan Jubail                  : Kota industri di Negara Arab Saudi.

I. HUBUNGAN KERJA SAMA ARAB SAUDI DENGAN INDONESIA
1) Bidang Diplomatik
Contohnya masing-masing negara menempatkan duta besar sebagai perwakilannya.
2) Bidang Ekonomi
Arab Saudi menenmkan modalnya di Indonesia pada pembangunan pabrik pupuk Sri Wijaya IV di Palembang dan pembangunan jalan raya Surabaya-Malang. Dalam bidang ketenagakerjaan, Arab Saudi banyak melakukan kerja sama dengan pemerintah Indonesia. Misalnya pengerahan tenaga kerja. Selain itu, badan wakaf Arab Saudi sering membantu kegiatan sosial keagamaan masyarakat Islam Indonesia.
3) Bidang Perdagangan
Impor Arab Saudi dari Indonesia yaitu kayu lapis, pakaian jadi, barang-barang hasil kerajinan, dan sarung batik. Sementara ekspor ke Indonesia berupa minyak mentah dan kurma.
4) Bidang Pendidikan dan Kebudayaan
·      Negara Arab Saudi banyak membantu bidang sarana pendidikan dan kesehatan seperti gedung-gedung sekolah, pondok pesantren, dan rumah sakit. Pemerintah Arab Saudi juga memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang akan menempuh pendidikan di Arab Saudi.
·      Pemerintah Arab Saudi selalu memberi bantuan terhadap para jemaah haji Indonesia agar lancardan khusu' dalam melaksanakan ibadahnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar